Perhatikanlah hadits berikut ini.
Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu, beliau mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَحْضُرُ أَحَدَكُمْ عِنْدَ كُلِّ شَيْءٍ مِنْ شَأْنِهِ، حَتَّى يَحْضُرَهُ عِنْدَ طَعَامِهِ، فَإِذَا سَقَطَتْ مِنْ أَحَدِكُمُ اللُّقْمَةُ، فَلْيُمِطْ مَا كَانَ بِهَا مِنْ أَذًى، ثُمَّ لِيَأْكُلْهَا، وَلَا يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ، فَإِذَا فَرَغَ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيِّ طَعَامِهِ تَكُونُ الْبَرَكَةُ
“Sesungguhnya setan mendatangi kalian dalam setiap urusan kalian. Sampai setan ikut hadir di makanan kalian. Karena itu, jika ada suapan dari makanan kalian yang jatuh, hendaknya dia bersihkan kotoran yang menempel, kemudian makanlah, dan jangan ditinggalkan untuk setan. Jika selesai makan, hendaknya kalian menjilati jarinya, karena kalian tidak tahu dimanakah letak berkah pada makanan itu.”
(HR. Muslim no. 2033)
Hendaknya tidak lupa kita juga memperhatikan adab makan seperti:
makan menggunakan tangan kanan dan membaca basmalah.
Agar setan tidak ikut makan bersama kita.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar